Perbedaan Truck Crane, Roughter, TMC, dan Crawler Crane untuk Proyek di Bandung

Perbedaan Truck Crane, Roughter, TMC, dan Crawler Crane untuk Proyek di Bandung

Dalam dunia konstruksi, crane adalah alat vital untuk mengangkat material berat yang tidak mungkin dilakukan tenaga manusia. Di Bandung, dengan pertumbuhan pesat pembangunan infrastruktur, perumahan, dan kawasan industri, kebutuhan akan crane semakin meningkat. Namun, tidak semua crane cocok untuk setiap proyek. Ada empat jenis crane yang paling sering digunakan, yaitu Truck Crane, Roughter Crane, TMC Crane, dan Crawler Crane.

Agar Anda tidak salah pilih saat menyewa, mari kita bahas secara detail perbedaan masing-masing crane, spesifikasi umum, serta rekomendasi penggunaannya.


1. Truck Crane

Karakteristik

  • Dipasang di atas sasis truk

  • Kapasitas angkat: 25 – 200 ton

  • Jangkauan boom: 20 – 60 meter

  • Mobilitas tinggi, bisa berjalan di jalan raya

Kelebihan

  • Mudah dimobilisasi antar lokasi proyek di Bandung

  • Biaya mobilisasi lebih murah dibanding crane lain

  • Cocok untuk pekerjaan jangka pendek

Kekurangan

  • Butuh area rata & kokoh untuk pemasangan outriggers

  • Kapasitas terbatas di medan tanah lunak

Cocok untuk:

  • Proyek pemasangan girder jembatan

  • Bongkar pasang mesin pabrik

  • Pemasangan struktur baja di kawasan industri Cimahi & Bandung Barat


2. Roughter Crane (Rough Terrain Crane)

Karakteristik

  • Dirancang untuk medan sulit (tanah berbatu, jalan belum beraspal)

  • Kapasitas angkat: 20 – 100 ton

  • Roda besar dengan kemampuan manuver tinggi

Kelebihan

  • Bisa masuk lokasi proyek yang akses jalannya terbatas

  • Lebih stabil di medan tidak rata dibanding truck crane

  • Proses setup cepat

Kekurangan

  • Tidak bisa digunakan di jalan raya jarak jauh (butuh trailer untuk mobilisasi)

  • Biaya mobilisasi relatif lebih tinggi

Cocok untuk:

  • Proyek tambang di Garut dan Subang

  • Konstruksi jalan tol dengan area belum padat

  • Pembangunan di area perbukitan Bandung Selatan


3. TMC Crane (Truck Mounted Crane / Hydraulic Crane kecil)

Karakteristik

  • Crane kecil yang menempel di bak truk (umumnya kapasitas 3 – 15 ton)

  • Sangat fleksibel untuk pekerjaan ringan

  • Jangkauan boom relatif pendek

Kelebihan

  • Biaya sewa paling ekonomis

  • Bisa berfungsi ganda: angkut + angkat

  • Mobilitas tinggi, cocok di area perkotaan Bandung yang padat

Kekurangan

  • Kapasitas terbatas (hanya untuk beban ringan)

  • Tidak cocok untuk proyek skala besar

Cocok untuk:

  • Pengangkutan genset, AC central, atau mesin kecil

  • Proyek instalasi billboard di jalan kota

  • Pekerjaan logistik ringan di area Cihampelas, Dago, dan pusat kota Bandung


4. Crawler Crane

Karakteristik

  • Menggunakan track (rantai) sebagai roda

  • Kapasitas angkat: 50 – 600 ton

  • Bisa bekerja di tanah lunak tanpa outriggers

Kelebihan

  • Stabil untuk beban sangat berat

  • Cocok untuk proyek jangka panjang

  • Tidak mudah tergelincir di tanah basah

Kekurangan

  • Mobilisasi rumit (harus dibongkar pasang dengan trailer)

  • Biaya transportasi tinggi

  • Tidak bisa jalan di aspal umum

Cocok untuk:

  • Pembangunan jembatan besar di Bandung Raya

  • Proyek bendungan dan irigasi

  • Konstruksi pelabuhan di Cirebon atau Patimban (mobilisasi lewat Bandung)


Tabel Komparasi Empat Jenis Crane

Jenis Crane Kapasitas Mobilitas Medan Durasi Proyek Contoh Penggunaan
Truck Crane 25–200 ton Tinggi (jalan raya) Jalan rata & kokoh Pendek–menengah Pemasangan girder, struktur baja
Roughter Crane 20–100 ton Sedang Medan kasar, berbatu Menengah Proyek tambang, jalan tol
TMC Crane 3–15 ton Sangat tinggi Kota padat Singkat Logistik ringan, pemasangan billboard
Crawler Crane 50–600 ton Rendah (butuh trailer) Tanah lunak, proyek besar Panjang Jembatan, bendungan, pelabuhan

Rekomendasi Pemilihan Crane di Bandung

  • Truck Crane: ideal untuk proyek di kota Bandung dengan akses jalan bagus.

  • Roughter Crane: pilih jika proyek berada di area pinggiran Bandung dengan kondisi jalan jelek.

  • TMC Crane: cocok untuk proyek singkat di pusat kota Bandung.

  • Crawler Crane: gunakan untuk proyek besar jangka panjang dengan kebutuhan kapasitas tinggi.


Pemilihan crane yang tepat sangat menentukan kelancaran proyek. Jangan hanya melihat harga sewa, tapi sesuaikan dengan kapasitas, kondisi lokasi, serta durasi pekerjaan. Di Bandung, dengan medan bervariasi dari pusat kota hingga perbukitan, pilihan crane harus disesuaikan secara cermat.

Dengan memahami perbedaan Truck Crane, Roughter Crane, TMC Crane, dan Crawler Crane, Anda dapat lebih efisien dalam anggaran dan waktu, sekaligus menjaga keselamatan kerja.

perbedaan truck crane dan crawler crane,

sewa roughter crane Bandung,

sewa TMC crane Bandung,

crane untuk proyek Bandung,

jenis crane Bandung,

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *